PT FREEPORT INDONESIA KASUS BIG GOSSAN

PT. FREEPORT INDONESIA

Perusahaan ini adalah pembayar pajak terbesar kepada Indonesia dan merupakan perusahaan penghasil emas terbesar di dunia melalui tambang Grasberg. Freeport Indonesia telah melakukan eksplorasi di dua tempat di Papua, masing-masing tambang Erstberg (dari 1967) dan tambang Grasberg (sejak 1988), di kawasan Tembaga Pura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Freeport berkembang menjadi perusahaan dengan penghasilan 2,3 miliar dolar AS. Menurut Freeport, keberadaannya memberikan manfaat langsung dan tidak langsung kepada Indonesia sebesar 33 miliar dolar dari tahun 1992–2004.

ANALISIS PERMASALAHAN

Para pekerja Freeport memeriksa lokasi kecelakaan Big Gossan bersama petugas pemerintah di Timika. (Foto: Dok)

PT Freeport Indonesia, perusahaan yang pernah terdaftar sebagai salah satu perusahaan multinasional terburuk tahun 1996, Pada tahun 1996 Freepot merupakan salah satu perusahaan multinasional terburuk hal tersebut dicerminkan melalui kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi pertambangan yang terus memburuk dan menuai protes akibat berbagai pelanggaran hukum dan HAM , dampak lingkungan serta kemiskinan rakyat sekitar tambang. Hal tersebut berbanding terbalik dengan apa yang dicapai PT freepot dengan kondisi yang di hadapi oleh masyarakat papua. Ada pernyataan kuat bahwa telah terjadi distori etika dan pelanggaran kemanusiaan yang hebat di Papua. Martabat manusia yang seharusnya dijunjung tinggi, peradaban dan kebudayaan sampai mata rantai penghidupan jelas dilanggar. Itu adalah fakta keteledoran pemerintah yang sangat berat karena selama ini bersikap underestimate kepada rakyat Papua. Gagasan yang menyatakan mendapatkan kesejahteraan dengan intensifikasi nyatanya gagal.

Hingga saat ini sulit sekali bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang jelas dan menyeluruh mengenai dampak kegiatan pertambangan skala besar di Indonesia. Ketidak jelasan informasi tersebut akhirnya berbuah kepada konflik, yang sering berujung pada kekerasan, pelanggaran HAM dan korbannya kebanyakan adalah masyarakat sekitar tambang.

Dampak lingkungan operasi pertambangan skala besar secara kasat mata pun sering membuat awam tercengang dan bertanya-tanya, apakah hukum berlaku bagi pencemar yang diklaim menyumbang pendapatan Negara? Matinya Sungai Aijkwa, Aghawagon dan Otomona, tumpukan batuan limbah tambang dan tailing yang jika ditotal mencapai 840.000 ton dan matinya ekosistem di sekitar lokasi pertambangan merupakan fakta kerusakan dan kematian lingkungan yang nilainya tidak akan dapat tergantikan. Kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitar lokasi PT Freeport Indonesia juga mencerminkan kondisi pembiaran pelanggaran hukum atas nama kepentingan ekonomi dan desakan politis yang menggambarkan digdayanya kuasa korporasi.

Hasil penyelidikan dan pemantauan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan PT Freeport Indonesia telah terbukti melakukan pelanggaran hak asasi manusia dalam peristiwa runtuhnya terowongan Big Gossan.

Kondisi yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan, kata Pigai  seperti kondisi ground support yang berkarat akibat mengalami oksidasi, adanya tetesan air dari massa batuan atap yang berasal dari air permukaan menginfiltrasi ke dalam struktur massa batuan atap mengindikasikan adaya ketidakstabilan. Selain itu, pemeriksaan terhadap kestabilan kondisi massa batuan atap pada areal terowongan bawah tanah itu belum dilaksanakan secara menyeluruh.

Pigai menilai sudah ada bukti permulaan yang cukup untuk menjerat secara hukum pihak-pihak yang bertanggung jawab di PT Freeport Indonesia sehubungan dengan kasus ini. Mereka adalah kepala teknik tambang, pengawas operasional dan penanggung jawab teknis.

Kelalaian yang dilakukan PT Freeport Indonesia yaitu membiarkan keadaan atau pengawasan yang minim sehingga muncul kondisi-kondisi yang menyebabkan kecelakaan. Jika pengawasan itu dilakukan dengan benar, maka kecelakaan dapat diantisipasi. Misalnya, PT Freeport Indonesia tidak menyediakan alat untuk memantau ketidakstabilan batuan di terowongan. Ironisnya, Pigai menandaskan, manajemen PT Freeport tidak memberi jawaban yang memuaskan kenapa alat pendeteksi batuan itu tidak disediakan.
 
Padahal, untuk mendeteksi dini potensi runtuhnya terowongan itu dapat dilakukan lewat alat pendeteksi batuan. Apalagi, terowongan Big Gossan panjangnya mencapai 400 km. Pigai menyesalkan kenapa PT Freeport Indonesia tidak mampu menyediakan alat pendeteksi batuan itu. “Kenapa mereka bisa beli berbagai alat canggih untuk pertambangan tapi tidak punya alat deteksi batuan,” herannya.
UNDANG-UNDANG YANG TELAH DI LANGGAR

mengacu pasal 28 A No pasal 28 I UUD 1945 dan pasal 4 No pasal 9 ayat (1) UU No.39 Tahun 1999 tentang HAM serta pasal 6 ayat (1) UU No.12 Tahun 2005 tentang Sipol :

Pasal 28A

Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.

Pasal 28I UUD 1945 disebutkan beberapa hak sebagai berikut:

Pasal 28 I

(1) Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun.

(2) Setiap orang berhak bebas atas perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.

(3) Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban.

(4) Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah.

(5) Untuk menegakan dan melindungi hak asasi manusia sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pelaksanaan hak asasi manusia dijamin, diatur, dan dituangkan dalam peraturan perundangan-undangan.

Macam-macam HAM menurut Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 antara lain:

  1. Hak untuk hidup
  2. Hak mengembangkan diri
  3. Hak memperoleh keadilan
  4. Hak atas kebebasan pribadi
  5. Hak atas rasa aman
  6. Hak atas kesejahteraan
  7. Hak urut serta dalam pemerintahan

kepada PT Freeport Indonesia, Komnas HAM merekomendasikan penjatuhan sanksi terhadap Kepala Teknik Tambang, Pengawas Operasional, Pengawas Teknik dan pihak bertanggungjawab sesuai Kepmen PE No.555.K/26/M.PE/1995. Kemudian, sejalan dengan pasal 362 ayat (2) Kepmen No.555 Tahun 1995 PT Freeport Indonesia harus memastikan setiap tempat atau ruangan yang digunakan untuk pekerja telah diperiksa dinding batuannya. Sehingga dapat mencegah ambruknya massa batuan. Serta memasang ground support yang paling optimal sesuai standar yang berlaku.

KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas, dapat disimpulkan bahwa PT Freeport Indonesia telah melanggar etika bisnis dan melanggar undang-undang. Hak didasarkan atas martabat manusia dan martabat semua manusia itu sama.

SARAN

Sebaiknya pemerintah Indonesia cepat menanggapi masalah ini dan cepat menanggulangi permasalahan PT Freeport Indonesia. Karena begitu banyak SDA yang ada di Papua, tetapi masyarakat Papua khususnya dan Negara Indonesia tidak menikmati hasil dari kekayaan alam di Papua. Dan sikap pemerintah Indonesia lebih tegas dalam melakukan pengawasan ataupun menjatuhkan sanksi kepada pihak yang bertanggungjawab.

source :

http://www.voaindonesia.com/content/komnas-ham-pt-freeport-langgar-ham-dalam-kasus-big-gossan-/1852274.html

Kode Etik Profesi Hakim

Pendahuluan

images   Menurut Dr. James J. Spillane SJ, Ethics atau etika memperhatikan atau mempertimbangkan tingkah laku manusia dalam pengambilan keputusan moral. Etika mengarah atau menghubungkan penggunaan akal budi individual dengan objektivitas untuk menentukan kebenaran atau kesalahan dan tingkah laku seseorang terhadap orang lain.

Setiap bidang profesi mempunyai nilai-nilai yang merupakan pedoman dalam prikehidupan profesi yang bersangkutan. Demikianlah, pada lingkungan profesi hakim Indonesia, dimana kode etik profesi hakim Indonesia, didasarkan pada nilai-nilai yang berlaku di indonesia walaupun tentunya juga mengandung nilai-nilai yang bersifat universal bagi hakim sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman. Profesi hakim adalah profesi yang merdeka guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan Pancasila demi terselenggaranya negara hukum Republik Indonesia. Di sini terkandung nilai kemerdekaan dan keadilan.
Kode Etik Profesi Hakim Indonesia pertama kali disusun oleh Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) pada Kongres III IKAHI tanggal 5-7 April 1965. Seiring berjalannya waktu, perkembangan berbagai hal seputar IKAHI sebagai wadah profesi hakim dan Kode Etik Profesi Hakim Indonesia terus berlangsung. Dan yang paling terkini adalah ketika MA menerbitkan Pedoman Perilaku Hakim bersamaan dengan disosialisasikannya Pedoman Etika Perilaku Hakim yang disusun KY, sehingga peristiwa ini menjadi bagian dari ketidaksepahaman antara MA dan KY.

Maksud Dan Tujuan

Pasal 2

Kode Etik Profesi Hakim mempunyai maksud dan tujuan :

  1. Sebagai alat :
    1. Pembinaan dan pembentukan karakter Hakim
    2. Pengawasan tingkah laku Hakim
  2. Sebagai sarana :
    1. Kontrol sosial
    2. Pencegah campur tangan ekstra judicial
    3. Pencegah timbulnya kesalah pahaman dan konflik antar sesama anggota dan antara anggota dengan masyarakat.
  3. Memberikan jaminan peningkatan moralitas Hakim dan kemandirian fungsional bagi Hakim.
  4. Menumbuhkan kepercayaan masyarakat pada lembaga peradilan.

SIfat-Sifat Hakim

Pasal 3

Sifat Hakim tercermin dalam lambang Hakim yang dikenal dengan “Panca Dharma Hakim” :

  1. Kartika, yaitu memiliki sifat percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  2. Cakra, yaitu sifat mampu memusnahkan segala kebathilan, kezaliman dan ketidakadilan.
  3. Candra, yaitu memiliki sifat bijaksana dan berwibawa.
  4. Sari, yaitu berbudi luhur dan berkelakuan tidak tercela.
  5. Tirta, yaitu sifat jujur.

Sikap Hakim

Pasal 4

Setiap Hakim Indonesia mempunyai pegangan tingkah laku yang harus dipedomaninya :

Dalam persidangan :

  1. Bersikap dan bertindak menurut garis-garis yang ditentukan dalam Hukum Acara yang berlaku, dengan memperhatikan azas-azas peradilan yang baik, yaitu :
  • Menjunjung tinggi hak seseorang untuk mendapat putusan (right to a decision) dimana setiap orang berhak untuk mengajukan perkara dan dilarang menolak untuk mengadilinya kecuali ditentukan lain oleh Undang-undang serta putusan harus dijatuhkan dalam waktu yang pantas dan tidak terlalu lama.
  • Semua pihak yang berperkara berhak atas kesempatan dan perlakuan yang sama untuk didengar, diberikan kesempatan untuk membela diri, mengajuan bukti -bukti serta memperoleh informasi dalam proses pemeriksaan (a fair hearing).
  • Putusan dijatuhkan secara obyektif tanpa dicemari oleh kepentingan pribadi atau pihak lain (no bias) dengan menjunjung tinggi prinsip (nemo judex in resud).
  • Putusan harus memuat alasan-alasan hukum yang jelas dan dapat dimengerti serta bersifat konsisten dengan penalaran hukum yang sistematis (reasones and argumentations of decision), dimana argumentasi tersebut harus diawasi (controleerbaarheid) dan diikuti serta dapat dipertanggung-jawabkan (account ability) guna menjamin sifat keterbukaan (transparancy) dan kepastian hukum (legal certainity) dalam proses peradilan
  1. Tidak dibenarkan menunjukkan sikap memihak atau bersimpati ataupun antipati kepada pihak-pihak yang berperkara, baik dalam ucapan maupun tingkah laku.
  2. Harus bersifat sopan, tegas dan bijaksana dalam memimpin sidang, baik dalam ucapan maupun dalam perbuatan.
  3. Harus menjaga kewibawaan dan kehidmatan persidangan antara lain serius dalam memeriksa, tidak melecehkan pihak-pihak baik dengan kata-kata maupun perbuatan.
  4. Bersungguh-sungguh mencari kebenaran dan keadilan.

Terhadap Sesama Rekan :

  1. Memiliki rasa setia kawan, tenggang rasa dan saling menghargai antara sesama rekan.
  2. Memiliki kesadaran, kesetiaan, penghargaan terhadap Korps Hakim secara wajar.
  3. Menjaga nama baik dan martabat rekan, baik di dalam maupun di luar kedinasan.

Terhadap Bawahan/Pegawai :

  1. Harus mempunyai sifat kepemimpinan.
  2. Membimbing bawahan/pegawai untuk mempertinggi pengetahuan.
  3. Harus mempunyai sikap sebagai seorang Bapak/lbu yang baik.
  4. Memelihara sikap kekeluargaan terhadap bawahan/pegawai.
  5. Memberi contoh kedisiplinan.

Terhadap Masyarakat :

  1. Menghormati dan menghargai orang lain.
  2. Tidak sombong dan tidak mau menang sendiri.
  3. Hidup sederhana.
  4. Terhadap Keluarga/Rumah Tangga
  5. Menjaga keluarga dari perbuatan-perbuatan tercela, menurut norma-norma hukum kesusilaan.
  6. Menjaga ketentraman dan keutuhan keluarga.
  7. Menyesuaikan kehidupan rumah tangga dengan keadaan dan pandangan masyarakat.

Terhadap Keluarga/Rumah Tangga :

  1. Menjaga keluarga dari perbuatan-perbuatan tercela, menurut norma-norma hukum kesusilaan.
  2. Menjaga ketentraman dan keutuhan keluarga.
  3. Menyesuaikan kehidupan rumah tangga dengan keadaan dan pandangan masyarakat.

Kewajiban Dan Larangan :

Pasal 5

Kewajiban :

  1. Mendengar dan memperlakukan kedua belah pihak berperkara secara berimbang dengan tidak memihak (impartial).
  2. Sopan dalam bertutur dan bertindak.
  3. Memeriksa perkara dengan arif, cermat dan sabar.
  4. Memutus perkara, berdasarkan atas hukum dan rasa keadilan.
  5. Menjaga martabat, kedudukan dan kehormatan Hakim.

Larangan :

  1. Melakukan kolusi dengan siapapun yang berkaitan dengan perkara yang akan dan sedang ditangani.
  2. Menerima sesuatu pemberian atau janji dari pihak-pihak yang berperkara.
  3. Membicarakan suatu perkara yang ditanganinya diluar acara persidangan.
  4. Mengeluarkan pendapat atas suatu kasus yang ditanganinya baik dalam persidangan maupun diluar persidangan mendahului putusan.
  5. Melecehkan sesama Hakim, Jaksa, Penasehat Hukum, Para pihak Berperkara, ataupun pihak lain.
  6. Memberikan komentar terbuka atas putusan Hakim lain, kecuali dilakukan dalam rangka pengkajian ilmiah.
  7. Menjadi anggota atau salah satu Partai Politik dan pekerjaan/jabatan yang dilarang Undang-undang.

Komisi Kehormatan Dan Profesi Hakim :

Pasal 6

  1. Susunan dan Organisasi Komisi Kehormatan Profesi Hakim terdiri dari :
    1. Komisi Kehormatan Profesi Hakim Tingkat Pusat.
    2. Komisi Kehormatan Profesi Hakim Tingkat Daerah.
  2. Komisi Kehormatan Profesi Hakim Tingkat Pusat terdiri dari 5 (lima) orang dengan susunan :
    1. Ketua : salah seorang Ketua Pengurus Pusat IKAHI merangkap anggota.
    2. Anggota : Dua orang anggota IKAHI dari Hakim Agung.
    3. Anggota : Salah seorang Ketua Pengurus Daerah IKAHI yang bersangkutan.
    4. Sekretaris : Sekretaris Pengurus Pusat IKAHI merangkap Anggota.
  3. Komisi Kehormatan Profesi Hakim Tingkat Daerah terdiri dari 5 (lima) orang dengan susunan :
    1. Ketua : Salah seorang Ketua Pengurus Daerah IKAHI merangkap anggota.
    2. Anggota : Seorang anggota IKAHI Daerah dari Hakim Tinggi.
    3. Anggota : Ketua Pengurus Cabang IKAHI yang bersangkutan.
    4. Anggota : Seorang Hakim yang ditunjuk Pengurus Cabang IKAHI yang bersangkutan.
    5. Sekretaris : Sekretaris Pengurus Daerah IKAHI merang kap Anggota.
  4. Komisi Kehormatan Profesi Hakim Tingkat Pusat diangkat dan diberhentikan oleh PP IKAHI.
  5. Komisi Kehormatan Profesi Hakim Tingkat Daerah diangkat dan diberhentikan oleh PD IKAHI.

Pasal 7

  1. Komisi Kehormatan Hakim Tingkat Daerah berwenang memeriksa dan mengambil tindakan-tindakan lain yang menjadi kewenangan terhadap anggota di daerah/wilayahnya.
  2. Komisi Kehormatan Profesi Hakim Tingkat Pusat berwenang memeriksa dan mengambil tindakan-tindakan lain yang menjadi kewenangannya terhadap persoalan yang tidak dapat diselesaikan oleh Daerah atau yang menurut Pengurus Pusat IKAHI harus ditangani oleh Komisi Kehormatan Profesi Hakim Tingkat Pusat.

Tugas Dan Wewenang

Pasal 8

  1. Komisi Kehormatan Profesi Hakim mempunyai tugas :
    1. Memberikan pembinaan pada anggota untuk selalu menjunjung tinggi Kode Etik.
    2. Meneliti dan memeriksa laporan/pengaduan dari masyarakat atas tingkah laku dari para anggota IKAHI.
    3. Memberikan nasehat dan peringatan kepada anggota dalam hal anggota yang bersangkutan menunjukkan tanda-tanda pelanggaran Kode Etik.
  2. Komisi Kehormatan Profesi Hakim berwenang :
    1. Memanggil anggota untuk didengar keterangannya sehubungan dengan adanya pengaduan dan laporan.
    2. Memberikan rekomendasi atas hasil pemeriksaan terhadap anggota yang melanggar Kode Etik dan merekomendasikan untuk merehabilitasi anggota yang tidak terbukti bersalah.

Sanksi

Pasal 9

Sanksi yang dapat direkomendasikan Komisi Kehormatan Profesi Hakim kepada PP IKAHI adalah :

  1. Skorsing dari keanggotaan IKAHI.
  2. Pemberhentian sebagai anggota IKAHI.

Pemeriksaan

Pasal 10

  1. Pemeriksaan terhadap anggota yang dituduh melanggar Kode Etik dilakukan secara tertutup.
  2. Pemeriksaan harus memberikan kesempatan seluas-Iuasnya kepada anggota yang diperiksa untuk melakukan pembelaan diri.
  3. Pembelaan dapat dilakukan sendiri atau didampingi oleh seorang atau lebih dari anggota yang ditunjuk oleh yang bersangkutan atau yang ditunjuk organisasi.
  4. Hasil Pemeriksaan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan yang ditandatangani oleh semua anggota Komisi Kehormatan Profesi Hakim dan yang diperiksa.

Keputusan

Pasal 11

Keputusan diambil sesuai dengan tata cara pengambilan putusan dalam Majelis Hakim.

Sumber : Suhrawardi K. Lubis, 2006. Etika Profesi Hukum.

Penerbit Sinar Grafika : Jakarta.

Making Paragraph Concise

1. Mathematics is the most important subjects that we must learn in school. Many people are poor not because they do not earn enough money, but because they don’t understand the mathematics behind finances.

Beside the importance that mathematics has in our financial lives, it is also important in many other parts of our lives. For the example, we have to measure and calculate numbers when we cook in the kitchen.

 

2. The electric streetcar was popular among the people in cities in the United States after 1880. During the next 20 or 30 years, from 1880 on wards, the electric streetcar was very popular with passengers in big cities all overs the USA.

It was not polluting, very efficient, carrying large numbers of passengers without costing much money for the passengers. Eventually the situation was that all the streetcars disappeared, and cars completely took over all the city streets.

Why You Should Learn English ?

Why you should learn English? There are many reasons to learn English, but because it is one of the most difficult languages to learn it is important to focus on exactly why it is you want to learn English. Learning English is not an easy process, it takes time and it takes determination. So before embarking on the long and adventurous journey of learning English, it is imperative to ask ourselves why.

There are many universities around the world that have recognized the need for English and that are now teaching entire courses in English. Knowing English also opens doors for study abroad.
The incredible amount of information on the Internet some estimate it to a trillion pages, compels us to consider English as a language more than worth learning. With the advent of the Internet, it is easier than ever to access all sorts of information, but chances are that it will be in English.

English is not only the main language of business, but also the main language of social interaction. Although most countries have their own language, English is the one language that unites the entire world. Knowing English is the most important step towards becoming a global citizen a person that can live anywhere, thrive anywhere, and speak to anyone.

English is also the language of technology and science, especially computer science, genetics, and medicine. If you are interested in these fields, then learning English should be a priority. Being able to speak English will make it easy to contact experts and scientists from other countries, participate in international conferences, visit academic centers abroad, and learn about new scientific discoveries by reading papers, books, and magazines.

TUGAS BAHASA INDONESIA 2

Sherlock Holmes: A Game of Shadows

Genre : Action
Tanggal rilis : 16 Desember 2011
Sutradara : Guy Ritchie
Pemain : Robert Downey, Jr., Jude Law, Jared, Harris, Noomi Rapace,
Naskah : Kieran Mulroney, Michele Mulroney
Produser : Joel Silver, Lionel Wigram, Susan Downey, Dan Lin
Distributor : Warner Bros. Pictures

Sinopsis
Buat kebanyakan orang, kematian pewaris tahta Austria itu adalah kematian wajar. Tak ada yang terlalu curiga, kecuali Sherlock Holmes (Robert Downey, Jr) tentunya. Detektif yang satu ini memang punya naluri jauh lebih tajam dari kebanyakan orang. Sherlock yakin kalau sang pangeran Austria dibunuh dan bisa jadi ini bakal menuntun ke arah kasus yang jauh lebih besar lagi.
Kasus kali ini memang tak mudah dipecahkan. Semua jalan seolah buntu meski Sherlock akhirnya melihat titik terang saat bertemu wanita Gypsy bernama Sim (Noomi Rapace). Sepertinya Sim adalah kunci dari penyelidikan Sherlock kali ini. Tentu saja ini bukan akhir dari penyelidikan Sherlock karena orang di balik pembunuhan misterius ini sepertinya sudah merencanakan kejahatannya dengan sangat baik.
Bersama Dr Watson (Jude Law) dan Mycroft Holmes (Stephen Fry), Sherlock mulai menjelajahi berbagai negara termasuk Jerman, Perancis dan Swiss. Sayangnya, Professor Moriarty (Jared Harris), orang yang menjadi dalang kejahatan ini, bukanlah penjahat biasa. Ia licik dan pintar. Yang lebih mengerikan lagi adalah fakta bahwa Professor Moriarty tak segan-segan menghabisi nyawa banyak orang hanya untuk memastikan rencana kejinya berjalan lancar.
Bagian pertama sukses besar dan ini membuat studio tergoda untuk melanjutkan kontrak ke bagian kedua. Guy Ritchie masih dipercaya menjadi sutradara sementara Robert Downey, Jr. dan Jude Law juga masih setia bergabung bersama tim ini. Yang bakal membuat film ini menarik, pastinya adalah munculnya karakter Professor Moriarty, orang yang selama ini menjadi musuh besar Sherlock Holmes.

Kelebihan Film Sherlock Holmes :
Dalam film ini ceritanya sangat menarik, meningkatkan imajinasi, mengajak untuk berpikir kritis, tidak membosankan serta menjadi sarana mempelajari bahasa asing.
Kekurangan Film Sherlock Holmes :
Dalam menonton film ini kita harus focus, jika tidak, maka kita tidak akan tau alur film ini.

Penilaian dan Pendapat Pribadi :
Menurut saya, film ini sangat mengesankan, apalagi untuk orang yang menyukai film yang mengajak untuk berpikir bersama. serta film ini tidak ada adegan yang mengandung sara. jadi bisa mengajak keluarga menikmati film ini bersama.

HAL KEKHAWATIRAN

Kekhawatiran tidak membantu sama sekali.
sebaliknya itu memperburuk segala sesuatu.

Kekhawatiran tidak membantu menghilangkan masalah besok.
sebaliknya hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini.

Jadi, tetaplah melangkah dalam langkah iman.
tantangan pasti ada, tapi tenang dalam Tuhan semua beres!
konsisten dengan apa yang di yakini.
konsisten dengan apa yang harus dikerjakan.
memegang teguh keyakinan.
hidup dekat dengan Tuhan. Tetaplah berdoa dalam suka dan duka.

SAYA INGIN SEPERTI BURUNG RAJAWALI

SAYA INGIN SEPERTI BURUNG RAJAWALI

Saya ingin seperti burung rajawali yang tidak takut badai. Saya akan fokus terhadap target dan tidak mudah takut terhadap bahaya dan rintangan yang ada. Saya akan mencapai puncak dengan segenap keberanian yang saya punya. Saya akan menghadapi rasa takut yang ada dalam pikiran saya dan merubah cara pandang saya mengenai rasa takut, yaitu rasa takut adalah sebagai suatu perintah untuk melangkah maju.

Burung rajawali akan mengembangkan sayapnya, seperti pandangan visinya, kapan badai datang. Sebab burung rajawali akan menghadapinya dan menggunakan badai itu untuk melambung tinggi. Saya akan menikmati setiap persoalan hidup yang ada seperti suatu proses yang membentuk saya menjadi pribadi yang lebih tahan uji dan lebih tangguh dan juga saya percaya, bahwa setiap persoalan tersebut ada sebagai sarana untuk membentuk hidup saya menjadi lebih baik.

Burung rajawali itu tidak mengepak-ngepakkan sayapnya, tetapi burung rajawali mengembangkan sayapnya. Saya akan menjadi pribadi yang tidak mudah mengeluh dengan setiap kondisi yang tidak saya sukai. Melainkan saya akan mengucap syukur setiap saat dalam segala hal untuk nafas kehidupan yang Tuhan Yesus berikan untuk saya.

Burung rajawali menyediakan waktu untuk memperbaruhi diri. Saat sadar bahwa kekuatan sayapnya mulai berkurang, burung rajawali sabar, berdiam diri, dan tidak terbang. Ketika saya sadar bahwa saya tidak mampu melewati persoalan hidup sendiri. Saya akan selalu berserah dan berpegang teguh pada Tuhan Yesus. Masalah membuat saya kembali dan mendekat kepada Tuhan Yesus.